51dsc_0014

Lulusan perguruan tinggi dewasa ini tidak lagi cukup berbekal ijazah. Perguruan tinggi juga harus membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi yang sesuai dengan standar dunia usaha dan dunia industri. Dengan sertifikat kompetensi yang terstandar, lulusan perguruan tinggi Indonesia memiliki daya saing untuk masuk dalam pasar kerja nasional, regional, ataupun internasional. Dengan demikian, tenaga kerja terampil dan terdidik Indonesia mampu berkompetisi. pendidikan vokasi bertekad membekali lulusan dengan ijazah dan sertifikat kompetensi. Sebab, sertifikat kompetensi memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dalam menghadapi pertarungan dunia kerja, terutama pada era MEA.
Melihat kondisi dan kebutuhan tenaga kerja, Politeknik Negeri Pontianak menggelar workshop penyelenggaraan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang dilaksanakan hari Kamis 22 September 2016 bertempat di ruang rapat lantai 3.  Sebagai narasumbernya Bapak Muhammad Najib Anggota Badan Nasional Sertifikasi Profesi  (BNSP), Komisi Lisensi. Kegiatan dibuka Pembantu Direktur I Politeknik Negeri Pontianak Arianto, SE, MM. Mahasiswa dengan IKP tinggi tidak menjamin kompeten, karena beberapa perguruan tinggi mendapat laporan dari dunia industri bahwa lulusannya tidak memiliki keterampilan, ujar Arianto saat membuka kegiatan workshop penyelenggaraan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Diutarakannya, dengan terbentuknya Lembaga Sertifikasi Profesi diharapkan sebelum menyelesaikan studi para  mahasiswa dibekali Sertifikasi keahlian sesuai dengan bidangnya masing.

dsc_0031_1Continue reading